Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2025

"Her" Mental Breakdown.

Hari hari berlalu semakin kelabu, mendung selalu merayu disaat hilal honor masih abu-abu. Perasaan Kinan tak menentu, berkecamuk dengan rasa lelahnya mengurus pekerjaan yang sudah menumpuk selama seminggu. Ingin rasanya mengeluh, tetapi bukankah hal ini sudah ia dambakan bertahun-tahun yang lalu?  "Nan, udah tanda tangan belum?" Tanya Mbak Asri yang sedari tadi melihat Kinan gusar di depan meja kerja. "Tanda tangan apa mbak?" Dia pura-pura tidak tahu saja, padahal sedari tadi dia melihat banyak sekali rekan kerjanya wira-wiri ke ruangan sebelah untuk menandatangani diatas selembar kertas kemudian saat kembali mereka menggenggam satu amplop putih yang entah apa isinya, tetapi bisa dilihat dengan jelas raut wajah mereka menjadi terlihat sedikit berseri.  Mbak Asri menunjukkan amplop putih di tangannya, "Ini, sana, tadi aku lihat namamu." Ujarnya Kinan terlihat sedikit terkejut, "Aku dapet juga mbak?" Mbak Asri mengangguk, lalu menyuruhnya segera ke...